Di awal tahun ini Honda bergerak cukup agresif, terutama dengan munculnya versi penyegaran dari MPV murahnya, Honda Mobilio, lalu dilanjut dengan Honda City.

Laporan ini sebenarnya sudah lewat 2 bulan dari peluncuran Mobilio Facelift, tapi tidak masalah karena mobilnya juga belum banyak beredar.

Mobilio versi awal merupakan MPV yang penuh dengan pro-kontra, tak lain karena mobil ini dikembangkan dari citycar Brio yang masuk skema “mobil murah”. Yang tentu saja sering saya kritik kebijakannya di situs ini.

Dan karena dikembangkan dari mobil murah, sudah bisa ditebak – kualitasnya ikut “murahan”. Terlalu banyak glitch di Mobilio versi awal mulai dari dasbor yang 90% mirip dengan Honda Brio yang memiliki panel gap dimana – mana terutama laci dasbor yang seperti salah desain sehingga memiliki bentuk seperti kodok mangap ketika dibuka.

Seiring waktu Honda mulai mendengarkan kritikan para user maupun kritikus / reviewer, dan perbaikan progresif mulai dilakukan mulai dari mengganti dasbor di versi 2015 – tidak lama setelah Honda BR-V diluncurkan. Karena Mobilio (dan Brio) versi berikutnya menggunakan dasbor serupa dengan Honda BR-V.

Dan di tahun 2017 ini Honda melakukan penyegaran dengan mengganti muka Mobilio – yang dulunya terlihat sangat aneh karena muka Brio, kini diganti dengan tampang lebih agresif mengikuti bahasa desain Honda kekinian : Solid Wing Face. Harus diakui, Mobilio 2017 ini terlihat lebih ganteng daripada Mobilio bermuka Brio yang terlihat sangat aneh dan maksa.

Mobilio terbaru dijual dalam 3 type dan 2 pilihan transmisi :

  • S M/T
  • E M/T dan CVT
  • RS M/T dan CVT

Dan Mobilio Prestige tidak dijual lagi.

New Honda Mobilio type E 

Batiknya bukan optional, ya. Ini special untuk show purpose karena kolaborasi Anne Avantie dengan Honda Surabaya Center (IMSI).

…. As i mentioned before. 

New Honda Mobilio type RS

Flagship type nya mendapat ubahan yang tidak kalah sangar.

Sayangnya type RS tidak lagi menggunakan projector head lamp.

Velgnya juga berubah bentuknya, agak terlalu kekecilan mungkin seharusnya dia pakai velg 16 inch milik Jazz RS.

Detail ubahan lain : aksen chrome yang dibuat tipis… Ini aneh sekali nggak sekalian dihilangin aja.

Bagian belakang tidak terlihat banyak berubah (karena memang udah bagus).

Bagian dalam mendapat ubahan seperti :

  • Jok menggunakan yang serupa dengan Honda BR-V dengan busa jok lebih tebal dan head rest terpisah.
  • Cluster meter type RS bukan model 90an seperti di Mobilio dash-lift sebelumnya, diganti mirip dengan Honda BR-V tapi dengan aksen warna merah.
  • Dasbor baru dengan AC digital… sudah dari lama.

Honda Mobilio type E

Dasbor tidak banyak berubah, hanya audio steering switch yang sekarang sudah available di type E.

Cluster meter model 90an yang masih dipertahankan di type E…

Honda Mobilio Type RS

Type RS… Nuansa berbeda hadir dari jok berwarna hitam dengan corak merah.

Cluster yang lebih mirip BR-V… Good job Honda.

 

Jok model baru.

AC Digital di semua type.

Lalu, highlight yang merupakan “hit” terbesar di Mobilio Facelift menurut saya adalah : pengaplikasian Vehicle Stability Assist (VSA) dan Hill-Start Assist di type tertinggi (RS CVT).

Wow! ketika MPV saingannya berlomba untuk saingan gimmicks tidak penting, Honda justru yang terdepan dengan memberikan fitur keselamatan terlengkap. Kebayang setelah ini Toyota (Daihatsu) dan Suzuki ikutan mengaplikasikan hal ini juga di Avanza dan Ertiga. Dan menurut saya, inilah nilai jual terbaik dan alasan kenapa pembeli Mobilio wajib untuk ambil type tertinggi. Termasuk saya, alasan utama kenapa Mobilio menjadi pilihan saya di kelas ini karena fitur safety nya terlengkap.

Kenapa harus type tertinggi? Karena hanya type RS CVT yang dibekali fitur ini, versi manualnya tidak. Errr…. Kok terkesan setengah-setengah ya. Tapi ya sudahlah, bagus juga dikasih daripada enggak.

Engine and Drivetrain, tidak berubah alias 100% sama dengan pendahulunya, the L15Z1 Engine we all love and adore, yang juga dicintai Honda karena dengan mesin kecil ini mereka berhasil hemat cost sangat banyak. Berita baiknya, spare parts engine ini sangat murah dan mudah dicari. Dengan pilihan transmisi Manual 5-speed dan CVT.

Sedikit intermezzo, saya sempat mengemudikan Mobilio untuk jarak jauh dan menurut saya ini Low MPV dengan kualitas pengendaraan terbaik. Posisi mengemudi layaknya sedan, transmisi yang paling sigap dan halus di saat yang sama, dan paling tidak limbung, walaupun bantingannya sedikit keras dibanding Suzuki Ertiga. Mobil yang memiliki banyak sekali potensi.

Harga mobil ini mulai dari 200 juta sampai 255 juta on-the road Surabaya. Harganya memang cukup tinggi dibanding lawan – lawannya, Toyota Avanza 1.5 Veloz A/T di angka 243juta dan Suzuki Ertiga Dreza GS A/T di angka 245 juta. Tapi belakangan saya dengar diskonnya sudah sampai angka 20 juta, tentu dengan diskon Mobilio RS CVT menjadi satu pilihan yang value for money.

Tentu kerasnya persaingan di kelas ini juga tidak kalah seru di tahun ini dengan munculnya Suzuki Ertiga ZDi Diesel Hybrid. Tidak salah bagi kita juga untuk berharap Mobilio bermesin Diesel untuk meluncur jika Ertiga Diesel sukses. Mari kita tunggu langkah apa yang akan dibuat Toyota sebagai market leader.

Walaupun derasnya kritikan akan Honda yang sekarang berubah menjadi produsen mobil murah dan lacking character – tapi setidaknya mereka masih konsisten menjadi pabrikan yang sangat concern dengan keselamatan. Surprising! Semoga ke depan Honda terus konsisten menghadirkan produk dengan standar keselamatan tinggi.

Kudos, Honda!

 

2 thoughts on “[First Impression] 2017 Honda Mobilio Facelift – The Most Valuable Small MPV?

    1. Halo oom…

      Chevy Spin menurut saya menang di suara mesinnya lebih enak aja … Sisanya Mobilio masih lebih baik. Secara kenyamanan juga Mobilio masih lebih enak krn posisi duduknya. Sy pernah setir Mobilio untuk jarak jauh lebih enak daripada Innova lawas… Mobilio capeknya karena jok nya tipis aja. Yang skrg harusnya lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *