Mendengar kata Type-R, sangat tidak asing di telinga penggemar otomotif, terutama bagi penggemar Honda. Honda yang sudah menyandang badge Type-R bisa dipastikan adalah mobil yang sudah di-tweaking sedemikian rupa sehingga lebih berorientasi kepada performa dibanding mobil Honda biasa.

Filosofi Honda Type-R adalah menciptakan mobil yang memiliki “fun factor”, mobil yang andal di trek balap tapi road legal. Istilahnya bisa balapan tapi juga bisa anter anak ke sekolah dan bawa belanjaan bulanan. Honda Type-R tidak diciptakan untuk meraih performa drag race quartermile secepat mungkin, tapi bisa dipastikan dapat melahap setiap tikungan di trek balap dan memberikan rasa bahagia kepada penggunanya. Fokusnya kepada bobot yang ringan dan mechanical feel yang dirasakan oleh pengemudi. Itulah kenapa semua Honda Type-R sampai hari ini selalu bertransmisi Manual.

Dengan filosofi seperti ini tentu saja basic paling sempurna untuk sebuah Honda Type R adalah lini sedan / hatchback dari Honda. Sebut saja Integra, Civic, Accord, dan ada juga NSX-R yang sudah diciptakan sebagai sebuah sportscar tapi masih di-tweaking lagi.

Generasi 1 : EK9 (1997 – 2000)

Oke, mari kita berfokus ke Honda Civic saja. Civic Type R sudah terhitung 5 generasi dari sejak awal diperkenalkan di muka bumi pada tahun 1997 dengan generasi EK9, berbasis Civic EK yang kita kenal dengan nama Ferio.

Civic Type R EK9. (Carthrottle)

 

Civic Type R EK9 menggunakan mesin B16B DOHC VTEC dengan power 185 hp @ 8200 RPM dan torsi 160 Nm. Mesin Honda VTEC di kala itu terkenal dengan high-revving nya. Rev limiter mobil ini di 9000 RPM. High-revving naturally aspirated engine merupakan signature mesin – mesin Honda yang tertanam di dalam setiap lini, terutama Type-R. Mesin 1.6Liter N/A yang sanggup mengeluarkan tenaga 185 hp pun masih terdengar besar hingga sekarang, karena ambil contoh Suzuki Swift Sport M16A hanya sanggup mengeluarkan 136 hp. Semua berkat VTEC dan rev limiter yang tinggi.

B-series hingga sekarang masih cukup populer untuk balap drag race karena potensinya besar.

Mesin B16B, sampai sekarang B-series masih banyak dipakai untuk ajang balap drag race lokal karena potensi tuningnya besar. (pistonheads)

Selain itu Civic Type R juga sudah disenjatai dengan helical LSD dan girboks 5-speed manual close-ratio.

Generasi 2 : EP3 (2001 – 2005)

Civic Type R berkode EP3 ini berbasis dari Civic Hatchback generasi ke-7. Di Indonesia kita hanya tau Civic Sedan generasi ke-7 (ES) atau biasa dikenal Civic VTi-S.

Generasi EP3 (carmagazine.co.uk)

EP3 merupakan generasi yang pertama mengubah jantung pacunya dari B-series ke K-series dengan K20A2 DOHC VTEC bertenaga 200 hp di versi Eropa dan 212 hp di versi JDM. Versi Eropa tidak mendapatkan helical LSD dan race seats Recaro, sedangkan versi Jepang ada. Versi Jepang juga lebih ringan dari versi Eropa.

Pertama kali mesin K-series di sebuah Type-R (jdmaster.net)

Generasi 3 : FD2R / FN2R (2006 – 2011)

Pertama kali Civic Type R memiliki dua versi sedan dan hatchback. Civic Type R versi sedan untuk JDM dan hatchback (FN) untuk Eropa / EDM.

Untuk versi sedan, penampilannya tidak berbeda dengan FD1 / FD2 reguler yang banyak berkeliaran di jalanan Indonesia, dan banyak juga versi KW a.k.a converted, karena cukup mudah meng-convert FD1 ke FD2R. Type-R FD2 ini cukup banyak yang masuk di Indonesia lewat jalur Importir, sebetulnya EP3 dan EK9 juga ada tetapi populasinya jauh lebih langka dibanding FD2.

Civic Type R FD2 (pistonheads)

Untuk versi sedan, ia juga memiliki versi super-hardcore yang di-tuning oleh Mugen dan kapasitas silindernya ditingkatkan menjadi 2.200cc bernama Civic Mugen RR, yang juga banyak KW2 nya di Indonesia. Mobil ini limited edition 300 unit, konon ada sekitar 3 unit yang beredar Civic Mugen RR asli. Tapi sekali lagi, sulit membedakan asli dan palsu jika sekilas.

Civic Mugen RR, versi hardcore dari Civic Type R FD2 (fd2.org)

Type-R FD2 ditenagai oleh mesin K20A 225hp dan di versi Mugen RR menjadi 240 hp.

Mesin K20A di Civic Type R bertenaga 225 hp. (raz veinz art)

Mesin K20A dengan basis sama dengan milik Civic Type R pada Civic Mugen RR yang telah ditingkatkan menjadi 2.200cc dan 240 hp. (sgcarmart)

Sedangkan untuk versi Eropa berkode FN2R berbodi hatchback 3-pintu.

Civic Type R FN2 versi Eropa (car magazine)

sayangnya di saat versi JDM (FD2) dipuji – puji oleh khalayak ramai, justru FN2 ini mendapatkan kritikan keras. Penyebabnya adalah bodi yang bertambah berat dari generasi EP3, dan horsepower yang hanya meningkat 1 PS. Yep, ketika FD2 diberkati bodi lebih ringan dan mesin lebih bertenaga, FN2 justru tenaganya dikebiri, dan suspensi belakangnya yang menggunakan torsion beam memperburuk handlingnya sehingga tidak sebaik EP3.

Bahkan mobil ini dikritik keras oleh Jeremy Clarkson saat ia masih di Top Gear.

Salah satu episode Top Gear UK dimana Jeremy Clarkson menguji Civic Type R. 

Generasi 4 : FK2 (2015 – 2017)

Berbasis dari Honda Civic Generasi ke-8 (FK) versi Eropa yang kita mengenal saudara sedannya berkode bodi FB. Merupakan Civic Type R pertama yang menggunakan Turbo. Honda yang selama ini saklek dengan N/A engine tiba – tiba saja membuat mobil turbo beringas begini. Banyak pro-kontra saat FK2 Type-R ini keluar karena tiba-tiba saja fanboy Honda garis keras bilang Turbo gak akan seasik N/A. Well…

Civic Type R FK2, pertama kali menggunakan Turbo (pistonheads)

Memang mesin Turbo itu “mengkebiri” suara mesin, tapi kita harus terima fakta bahwa type-R bermesin turbo bukan hal yang buruk, malah justru merupakan suatu kesempurnaan di dalam hal engineering dengan powerband lebih luas dan tidak lagi suffer di putaran rendah karena VTEC masih belum menyala. Mesin baru ini berkode K20C1 bertenaga 306 hp @ 6500 RPM dan 400 Nm @ 2500 RPM

K20C1, mesin turbo terbaru untuk type-R yang membuatnya kompetitif untuk bersaing dengan hot-hatch Eropa. (petrolblog)

Adalah satu hal yang patut diapresiasi Honda berhasil naik kelas ke level Golf R, Focus RS, dan MINI Cooper JCW. Tapi lawan sebandingnya saya rasa MINI Cooper JCW, karena satu – satunya lawan berpenggerak front-wheel drive. Yes! Dengan mesin turbo Civic masih mempertahankan gerak roda depan yang merupakan heritage nya dari awal. Honda berhasil menciptakan mobil berpenggerak roda depan dengan settingan suspensi dan differential sedemikian rupa sehingga tidak rawan gejala torque steer. Sayangnya, suspensi belakang juga masih menggunakan torsion beam, karena bawaan dari versi “normal” nya.

Generasi FK2 ini muncul terlambat sehingga hanya bertahan 2 tahun sebelum digantikan oleh generasi berikutnya :

Generasi 5 : Honda Civic Type R FK8

Yap, postingan saya kali ini sesuai judul adalah merupakan review singkat terhadap Civic Type R terbaru berkode FK8. Civic Type R terbaru ini berbasis Civic generasi ke-10 berbodi hatchback (FK4 & FK7) dan juga versi sedannya berkode FC1.

Honda Civic Type R di gelaran GIIAS 2017 lalu.

FK8 ini begitu spesial, salah satunya karena mobil ini mencetak rekor sebagai mobil front-wheel drive terkencang di sirkuit tersebut. dengan waktu 7:43:80. Lebih kencang dari Civic Type R FK2 sebesar 7 detik dan rekor terdekat lainnya adalah Golf GTI Clubsport S di angka 7:47:19

Lap Times Top 100

Selain itu banyak sekali ubahan dari generasi FK2, suspensi belakang yang sudah tidak lagi torsion beam tetapi multi-link sama seperti Civic Hatchback normal dan exhaust system yang unik.

Dan kabar baik lainnya : pertama kali Honda Civic Type R masuk ke Indonesia secara resmi! Honda Prospect Motor memperkenalkan Civic Type R FK8 di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017 (GIIAS 2017) lalu. Mobil ini dijual dengan harga 995 juta On The Road DKI.

Saya sempat mengamati Civic Type R ini di GIIAS, tapi kendalanya adalah setiap pengunjung hanya diberi waktu 2 menit untuk melihat langsung.

Beruntungnya, kemarin tanggal 3 September 2017 Honda Surabaya Center mendapat giliran memamerkan unit Civic Type R dan boleh dilihat sepuasnya tanpa time-limit. Well… Kesempatan yang baik untuk mengamati lebih detail.

Beberapa foto di bawah adalah campuran dari GIIAS 2017 dan Honda Surabaya Center

Styling

FK8 Type-R terlihat sangat ramai exterior nya, merupakan Civic Hatchback dengan aksesoris yang heboh, wing belakang besar, wide body tempelan, splitter, side skirt, diffuser, dan 3 buah knalpot. Penampilan Type-R FK8 ini begitu garang dan tidak akan ada seorang pun yang berpikir ini bukan mobil kencang. Kata understatement adalah lawan kata dari Type-R FK8.

OK mungkin kita semua beranggapan mengapa Civic Type R memiliki styling yang demikian heboh, tapi saya mencoba mengamati setiap detail dari styling nya, dan saya selesai pada satu kesimpulan : stylingnya betul – betul penuh perhitungan!

Mari kita amati satu per satu…

  1. Aerokits

Lubang di bumper ini diciptakan bukan untuk gaya-gayaan. Lubang ini ada fungsinya.

Kelemahan mobil dengan wide body adalah front surface area / penampang depan mobil yang besar sehingga berpotensi menghasilkan hambatan udara / drag. Disini, Honda sepertinya menggunakan vent ini untuk mereduksi drag dan mengalirkan udara tersebut keluar ke vent di belakang rumah roda. Bukan untuk mendinginkan rem – seperti yang banyak disalahpahami. Karena ruang fendernya tertutup seakan aliran udara memang “dibiarkan” lewat di atas roda.

Nah yang unik lagi, jika diperhatikan aliran udara tersebut akan dilanjutkan ke fender belakang. Udara yang diteruskan tersebut seakan “menekan” fender belakang melalui wide body nya sehingga sedikit-banyak akan sangat berpengaruh pada traksi / downforce bagian belakang.

Keempat komponen ini bekerjasama dengan baik untuk memaksimalkan downforce dan meminimalkan drag. Vortex generator di Civic Type R memiliki desain yang unik.

Jika diperhatikan bagian ujung kanan dan kiri vortex generator nya memiliki sirip dengan penampang yang cukup besar. Setelah diamati sirip ini ternyata “nyambung” dengan bagian wing yang rendah di bagian ujung kanan dan kiri. Istilah gobloknya, sirip di ujung ini membantu mengarahkan udara menuju ke wing untuk menghasilkan downforce. Sedangkan sirip tipis – tipis di tengahnya itu berfungsi untuk “menunda” flow separation / pemisahan aliran di bagian belakang mobil untuk memaksimalkan efisiensi wing dan menghasilkan negative lift / downforce yang besar.

Sedangkan diffuser sendiri berfungsi untuk mengurangi area turbulent di bagian belakang mobil. Sehingga desain Civic Type R ini bisa dibilang sangat serius dipikirkan untuk fungsi aerodinamikanya.

Intinya yah… Akan sangat panjang kita membahas aerodinamika disini. Nanti di postingan lain saja.

2. Triple Mufflers

Tiga buah muffler – 2 besar dan 1 kecil di tengah ini tidak biasa, tetapi Honda punya alasan yang luar biasa sekali kenapa Type R punya 3 buah muffler. Alasannya untuk kenyamanan.

Biasanya mobil performance seperti ini di-setting untuk “berisik” dengan exhaust system performa tinggi. Saat kita mengemudi santai di kecepatan sedang akan terasa droning – mendengung yang tidak nyaman di telinga kita. Pabrikan Eropa mengakalinya dengan valvetronic exhaust system, atau software suara “palsu” yang dapat diatur lewat seperangkat elektronik.

Penampakan exhaust system Civic Type R (autoevolution)

Honda memilih approach lain dengan membuat exhaustnya terpisah menjadi 3 outlet di ujung, dua buah muffler dan resonator di bagian tengah, flow nya didesain sedemikian rupa supaya menghasilkan efek yang sama dengan “valvetronic exhaust” – lebih simpel, lebih natural, dan lebih minim masalah karena komponennya minim.

4. Big Wheels

Civic Type R menggunakan ban Continental berukuran 245/35/20. Sangat tidak lazim sebuah hatchback performa tinggi menggunakan ban sebesar ini. Dugaan saya, alasan terbesarnya adalah tentu saja mengenai traksi. Karena tenaga dan torsi mobil ini tidak main – main : 316hp dan 400 Nm!

Dengan figur sebesar ini di mobil front-wheel drive, mobil ini akan sangat rawan mengalami gejala torque steer – atau setir “narik” ketika berakselerasi dan membuat mobilnya tidak bisa dikemudikan dengan normal. Normalnya, hot hatchback di kelas ini menggunakan penggerak all-wheel drive.

Bagi Honda, front-wheel drive adalah sebuah heritage yang dipertahankan sejak dulu, sehingga mereka ngotot tidak mau menggunakan all-wheel drive. Dengan ambisi mempertahankan heritage, akhirnya Honda berhasil menciptakan sebuah hot-hatchback berpenggerak roda depan yang sanggup mengatasi torsi sebesar 400 Nm dengan pengaplikasian helical LSD dan suspensi depan dual-axis strut, intinya pengaturan suspensi depan dual-axis strut adalah pemisahan antara fungsi steering dan suspensi, sehingga memungkinkan sudut setir dengan bagian tengah roda dapat diatur sedekat mungkin. Sistem ini juga sempat digunakan oleh Ford dengan nama RevoKnuckle di Focus RS, walaupun Focus RS sekarang menggunakan all-wheel drive.

Dikombinasikan dengan ban selebar 245 mm, dipastikan traksi akan terus terjaga.

 

Sistem Dual-Axis Strut di Civic yang sukses mengeliminasi torque steer (CarThrottle)

Interior

Khas dengan Type-R pada umumnya, dominan warna merah dan hitam. Format dasbornya 90% mirip dengan Honda Civic Hatchback, diberi aksen brush carbon di beberapa bagian metalnya.

 

Racing Seat yang menggenggam pengemudi cukup erat, dan pengaturan tinggi-rendah jok secara manual, sehingga mengatur ketinggian jok agak melelahkan jika pengemudi sebelumnya adalah orang yang jauh lebih pendek atau jauh lebih tinggi daripada anda.

Transmisi manual 6-percepatan. Motif carbon itu hanya aksesoris asli Modulo. Punya 3 mode berkendara : Comfort, Sport, dan R+ . Rem parkir sayangnya tidak menggunakan mekanis tapi elektrik.

Karena berbasis Civic Hatchback jadi memiliki ruang belakang yang sama, dan kapasitas bagasi yang sama. Masih cocok untuk bepergian dengan keluarga.

Tapi well…. Tentunya pergi dengan keluarga bukanlah alasan utama seseorang beli Type-R. Banyak opsi sedan Jerman yang lebih nyaman dan sensibel.

The Engine

Ditenagai oleh unit mesin K20C1 bertenaga 306hp @ 6500 RPM dan torsi 400 Nm @ 2500 – 4500 RPM. Dari figurnya ini bukan lagi mesin VTEC tradisional yang berteriak hingga 8000+ RPM.

Beruntungnya, tulisan VTEC TURBO di mesin ini bukan hiasan semata. Mesin ini betul – betul memiliki VTEC, tapi VTEC disini berfungsi untuk mengurangi turbo-lag, berbeda dengan VTEC tradisional yang melakukan cam switching di rev tinggi. VTEC disini lebih seperti i-VTEC : terdiri dari VTEC dan VTC.

Basis mesin serupa nampaknya akan juga digunakan oleh Honda Accord 2018 versi 2.0 Turbo dengan 10-speed Automatic.

Conclusion

Tanpa mencoba pun saya rasa bisa disimpulkan bahwa yang akan membeli type-R ini adalah orang – orang berkategori “purist”. Seorang pecinta JDM sports car atau seorang penggemar Honda kelas akut. Siapapun itu, Civic Type R jadi salah satu Honda yang layak dikoleksi.

Civic Type R generasi sekarang mungkin lebih layak disebut Mugen RR, karena speknya begitu hardcore. Mungkin Honda mesti membuat mobil yang menjadi “jembatan” antara Civic Hatchback normal dan Type R. Atau memang mereka bahkan lebih berencana membuat mobil yang lebih hardcore lagi ? We’ll see…

Jika anda merupakan pecinta sports car JDM, Civic Type R terbaru sangat layak untuk anda miliki dan price tag 995 juta rupiah sangatlah worth it. Jika bukan, lebih baik membeli sedan kompak Eropa saja.

Rival mobil ini secara harga adalah MINI Cooper S JCW 3-door di Indonesia. Sedangkan di luar ada Volkswagen Golf R dan Ford Focus RS.

Berharap semoga suatu saat ada kesempatan untuk mencobanya…

4 thoughts on “More on Details : 2017 Honda Civic Type R (FK8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *