Selain Honda City dan Civic, tentu kita ingat bahwa Honda punya 1 sedan lagi di Indonesia : Honda Accord.

Accord merupakan sedan termahal Honda di Indonesia. Ia adalah juga produk pertama Honda di Indonesia yang menerapkan skema EarthDreams Technology.

2013 Honda Accord, mobil Honda pertama di Indonesia yang menerapkan Earth Dreams Technology (motortrend)

…. Yang sialnya, 3 tahun setelah Accord generasi 9 ini keluar di Indonesia, adiknya, Honda Civic, lebih dahulu mendapat penyegaran. Mungkin Honda sadar Civic generasi 9 tidak direspon bagus, sehingga life-cycle nya pendek sekali – hanya 4 tahun.

(Lha kok ndilalah saya juga pengguna Civic generasi 9… )

Accord generasi 9 (berkode CR) seketika terlihat sangat kuno baik secara desain maupun teknologi, lah gimana, Civic sudah pakai mesin Turbo yang membuat 0 – 100 nya jelas membuat Accord – meminjam istilah sebuah pabrikan roda 2 – “makin jauh ketinggalan”.

Produk berikutnya yang kena sentuhan mesin Turbo adalah saudara se-platform dari Civic, yaitu CR-V dengan CR-V Turbo. Mungkin sejak kemunculan CR-V Turbo ini membuat sedikit banyak penjualan Accord makin surut – lihat saja sudah sangat jarang kita lihat Accord facelift 2016, padahal rivalnya, Toyota Camry Facelift justru bertebaran di jalan. Civic dan CR-V ? Makin berjaya.

Honda Civic generasi-10 (Honda Indonesia)

Honda CR-V generasi-5 (Honda Indonesia)

Well, sepertinya Honda ingin save the best for the last , akhirnya Accord pun mendapat gilirannya. Tanggal 14 Juli kemarin, Honda memperkenalkan bentuk produksi dari Accord terbaru

Bentuknya menjadi kontroversi, ada yang suka dan tidak suka. Ia tidak lagi terlihat menonjolkan sisi mewah, justru karakter desainnya terlihat lebih sporti. Berevolusi total dari Accord sebelumnya. Lebih pipih, lebih rendah, dan memiliki kesan low-slung, atapnya pun landai seperti sportback.

Bagian depan 2018 Honda Accord, terlihat lebih menonjolkan kesan agresifnya dibanding luxury. Lampu depan tetap seperti signature Honda : LED reflector (edmunds)

Bagian sampingnya begitu menyenangkan, atap terkesan low-slung, jika disebelahkan dengan Accord sekarang, Accord generasi sekarang terlihat lebih… gendut. (CarandBike)

Beratap rendah dan profil seperti sportback, ala Civic Turbo. Lampu belakang berbentuk C tetapi yang menyala hanya LED bar bermotif L (VWVortex)

Urusan interior, jauh meninggalkan Accord yang sekarang. terlihat lebih modern dan berkelas.

Aura interior jauh lebih berkelas dan modern dibanding Accord sekarang, gear knob berupa tombol seperti di CR-V Diesel. (AutoGuide)

Tachometer nya berupa layar digital, hanya speedometer yang masih analog. Tachometernya atraktif  dan berfungsi juga untuk MID dan untuk adjustment. (AutoMotoTV)

Pengaturan di layar speedometer, sebuah edukasi dari Honda kepada konsumennya bahwa layar di tengah dasbor itu distraksi… (CarsandSUVs)

Layar Head Unitnya, sayang sekali kenapa harus nongol begini. Dilengkapi Apple CarPlay dan Android Auto. Oh iya tombol – tombolnya tampak mewah seperti di Audi, semoga feel nya pun juga mewah (motortrend)

Perbandingan dengan generasi lamanya (carsoverviews)

Desain jok berubah, dan ruang kaki belakang terlihat lebih besar. (the truth about cars)

Bagasinya terlihat proper untuk membawa banyak barang …. mungkin juga banyak manusia (autoguide)

Yang istimewa, Accord terbaru ini memiliki dua pilihan mesin bensin : 1.5 Liter Turbo 190 HP seperti di CR-V Turbo, dan 2.0 Liter Turbo 252 HP menggantikan varian mesin bensin V6 3.500cc di generasi lama. Mesin 2.0 Liter Turbo ini berteknologi VTEC TURBO (with real VTEC!) dan Direct Injection sama dengan yang digunakan di Civic Type R terbaru! How mad is that ?

Transmisinya ? Tidak kalah istimewa. Varian 1.5 Liter Turbo digabung dengan transmisi CVT dengan output serupa dengan Honda CR-V, sedangkan 2.0 Liter nya mendapat girboks terbaru Honda : 10-speed Automatic! Well, Mercedes-Benz yang 9 speed saja sudah memukau, ini sebuah pabrikan Jepang, sudah memasang 10-speed. However, kedua pilihan mesin juga ditawarkan dalam versi 6-speed Manual.

Mesin K20C yang serupa dengan Civic Type-R, dipadu dengan 10-speed Automatic. Memiliki varian 1.5 Liter + CVT yang juga kita cintai yang serupa dengan Civic dan CR-V (Automobile Magazine)

 

Presentasi tentang mesin Direct Injection VTEC Turbo 2.0 Liter K20C di Honda Accord dan transmisi 10-speed Automatic terbarunya.

Selain mesin bensin Turbo, tahun depan juga katanya akan diluncurkan versi Hybrid.

2018 Accord Hybrid (hybridcars)

Di Amerika, fitur Honda Sensing sudah menjadi standar di seluruh tipe Accord. Honda Sensing itu semacem i-ACTIVSENSE di Mazda, gimmick seperti city brake support, lane keeping, dan lain – lain.

Prediksi versi Indonesia ?

Jika menilik dari strategi Honda yang sekarang, nampaknya tidak salah kita berpikir optimis tentang speknya.

Accord versi sekarang dibanderol 641 juta On The Road DKI. Melihat trend CR-V yang hanya naik 6 juta dari CR-V sebelumnya berkat pajak 1.5 liter, mungkin Accord Turbo 1.5 CVT akan dibanderol seharga 650 juta-an, mengingat Accord berstatus CBU Thailand.

Tetapi mengingat ada wacana kelebihan pajak sedan akan dihapuskan dan disamakan dengan minibus,  bisa jadi harganya lebih murah lagi.

Kelengkapan ? Saya sih tidak berharap banyak, saya nggak terlalu berharap Honda Sensing masuk, ada nggak ada gak akan terlalu berguna disini. Tapi mbok ya tolong dimasukin aja… Harganya udah lewat 600 juta lho, orang Indonesia ini mobil mahal gak ada gimmicknya tuh rasanya haram (walaupun sekali lagi, saya pribadi gak terlalu pusing). Kalopun nggak mau dimasukin mbok ya tolong harganya dimurahin. Juga, mbok ya tolong speedometer kerennya nggak usah disunat juga kayak di CR-V dan Civic.

Plus ada sedikit harapan Accord 2.0 Turbo bisa masuk, karena Honda juga baru memasukkan Civic Type R. Jika Accord Turbo harganya 700 – 800 juta ia bisa jadi sangat kompetitif dibanding BMW seri-5 530i dan Mercedes – Benz E300. Setidaknya, walaupun brand image masih kalah, sprint 0-100 nya gak malu-maluin lah bisa bersaing dengan duo Jerman.

Toh, pajak mesin 2.000cc seharusnya tidak mahal, jadi seharusnya Honda mempertimbangkan untuk memasukkan Accord 2.0 Turbo.

Rivals ?

Rival All New Accord yang paling utama pastinya dari Toyota, yang juga mengeluarkan Camry terbaru. Ditenagai mesin 2.5 Liter 4-cylinder Naturally Aspirated, 203 HP @ 6600 RPM, 249 Nm @ 5000 RPM, 8-speed Automatic, punya varian V6 3.500cc bertenaga 301 HP @ 6600 RPM dan 362 Nm @ 4700 RPM juga dengan 8-speed Automatic, yang kemungkinan besar tidak masuk ke Indonesia, mungkin akan digantikan oleh varian Hybrid 2.500cc bertenaga 206 HP @ 6600 RPM dan 252 Nm @ 5000 RPM.

Merupakan rival yang patut diwaspadai oleh Honda, karena Camry merupakan market leader di kelas ini.

2018 Toyota Camry dengan  (motortrend) 

Ada juga rival dari Mazda, yaitu Mazda6. Belum ada kabar apakah Mazda6 akan mengeluarkan model baru mengingat sudah berusia hampir 5 tahun. Bermesin SKYACTIV 2.5 Liter 185 HP @ 5700 RPM dan torsi 250 Nm @ 3250 RPM, transmisi 6-speed SKYACTIV.

2017 Mazda6 (Mazda UK)

Pesaing dari Nissan, Nissan Teana / Altima, yang sayangnya kurang populer di Indonesia. Mesinnya QR25DE 2.5Liter 174 hp @ 6000 RPM dan torsi 235 Nm @ 4000 RPM dengan transmisi CVT Xtronic.

Nissan Teana / Altima (The Car Crash Detective)

Sedangkan secara spesifikasi, jika Honda memasukkan versi 2.0 Turbo, ia akan praktis bersaing dengan BMW 530i G30 dan Mercedes – Benz E300 W213.

Jika 2.0 Turbo masuk, maka secara praktis Honda akan masuk ke zona pertarungan sedan Eropa. (CarAdvice)

Mari kita tunggu saja bagaimana Honda Indonesia akan bermanuver. Accord terbaru begitu menarik dengan review – review yang sangat cemerlang bahkan banyak yang berani mengklaim inilah sedan terbaik di kelasnya. Tidak sabar rasanya menunggu mobil ini masuk ke Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *