Lama sekali kita tidak mendengar kabar tentang SUV flagship Mazda ini. SUV Mazda ini terakhir muncul di tahun 2015 dengan sebagian teknologi SKYACTIV seperti i-ACTIVSENSE dan wajah “mangap” seperti Mazda dengan embel – embel SKYACTIV.

Mazda CX-9 edisi terakhir yang dilengkapi paket teknologi i-ACTIVSENSE (autowp.ru)

Setelah itu produk ini hiatus – hilang dari peredaran. Mazda hanya berfokus menjual mobil yang pasarnya lebih luas seperti Mazda2 dan CX-5.

Selain itu pasar mobil ini juga tidak besar, price tag nya sekitar 1 Milyar terakhir kali dijual, mesin bensin 3.700cc yang pastinya tidak hemat bahan bakar, dan ukuran gambot yang membuatnya kurang practical. Rasanya sangat tidak masuk akal Mazda akan memasukkan mobil seperti ini lagi.

Mesin V6 3.7 Liter DOHC VVT yang serupa dengan yang digunakan di Ford Mustang V6, karena masih menggunakan mesin yang sama dari awal peluncurannya di 2006, saat Mazda masih di bawah Ford (autowp.ru)

Tetapi bukan Mazda tentunya kalau tidak nyeleneh. Se nyeleneh Mazda3 dan Mazda6 Estate, CX-9 terbaru pun akan dibawa oleh Eurokars Mazda.

SUV besar ini akan kembali dijual di Indonesia, dan menurut kabar sekitar bulan 2 atau 3 di tahun ini akan resmi masuk pricelist. Dan SUV besar ini akan benar – benar mengaplikasikan teknologi SKYACTIV. Bukan hanya sekedar tambahan fitur atau ubahan mesin. The-whole-car is new.

Okay, wajahnya sekali lagi generik mirip CX-5 yang dibuat lebih bengkak dan lebih kalem (autowp.ru)

Mobil ini juga dipamerkan di GIIAS 2017 bulan september lalu.

Yang menarik, ia menggunakan mesin 2.5 Liter SKYACTIV yang diberi perangkat Turbo. Sangat kontras dengan CX-9 lama yang bermesin 3.7 Liter. Peak powernya 250 hp, lebih kecil dari mesin 3.7 Liter nya yang 274 hp, tapi torsinya jauh lebih masif dari 366 Nm menjadi 470 Nm.

SKYACTIV-TURBO 2.5 Liter terbaru di CX-9 (autoblog)

Selain itu, bobot mobil ini lebih ringan sekitar 100 kg dari pendahulunya. Dengan transmisi yang lebih pintar dan cekatan. 0-100 done in 7.1 secs versi CarandDriver, dan itu versi AWD. Kabarnya, mesin ini akan dipasangkan juga ke Mazda6 terbaru dengan tenaga yang di tune-down. Mungkin mesin ini juga menggantikan varian 3.7 Liter V6 yang sempat ditawarkan di generasi lawas.

Baiklah, sebenarnya saya membahas CX-9 ini lebih tertarik untuk membahas mesinnya. Jujur, mesin Turbocharged biasa sebenarnya bukan hal yang baru, bahkan biasanya Mazda kekeuh menggunakan mesin N/A karena lebih natural, kali ini justru Mazda memasangkannya di SUV flagship nya.

Fakta lain bahwa SKYACTIV-Engine mendobrak semua pakem yang ada. Ide SKYACTIV Turbo sebenarnya agak absurd karena bagaimana mesin N/A yang dasarnya sudah tinggi rasio kompresinya dipasang turbo ? Mazda udah gila ? Mau mesinnya meledak ?

Sekali lagi, bukan Mazda namanya kalau tidak nyeleneh. They still did it.

Ide dari SKYACTIV Turbo adalah mengoptimalkan mobil untuk pengendaraan harian – Mazda menyadari bahwa mesin mobil sangat jarang dipacu lebih dari 3000 RPM pada pengendaraan normal.

Maka dari itu Mazda sangat berfokus pada angka torsi di putaran rendah ketimbang horsepower. Jadi tidak heran angka torsi begitu masif difokuskan pada putaran rendah sementara angka horsepowernya begitu kecil.  Kurang lebihnya, seperti mesin Turbodiesel modern. Jadi sedikit injakan saja mobil sudah lari, dampaknya ? Ya tentu saja konsumsi BBM yang lebih hemat.

Kelebihan lainnya adalah bobot mesin yang lebih ringan, dan tentu saja dengan berkurangnya jumlah silinder maka semakin berkurang kerugian akibat gesekan.

Bagaimana dengan Turbo Lag ?

Mendengar kata mesin turbo, tidak jarang kita akan mengasosiasikannya dengan respon yang kurang natural akibat turbo lag, atau “jeda” penyaluran tenaga akibat turbo belum spool up.

Mazda menggunakan sebuah teknologi yang mereka sebut “dynamic pressure turbo” – sebuah rekayasa teknologi yang menggabungkan kelebihan dari twin-scroll Turbocharging dengan Variable Nozzle Turbocharger.

Mekanisme Dynamic Pressure Turbo (Car and Driver Blog)

3 port terpisah di intake untuk meningkatkan responsivitas mesin di bawah 1620 RPM (SAE International)

Untuk mendapatkan efek seperti Variable Geometry Turbo, Mazda memiliki 6 port pada turbonya : 3 port kecil dan 3 port besar. Pada 3 port besar terdapat butterfly valve yang akan mengarahkan udara melewati inlet port yang kecil saat berada di bawah 1620 RPM.

Sedangkan rekayasa lain dilakukan pada header berkonfigurasi 4-3-1. Dimana silinder 2 dan 3 memiliki header yang ujungnya menyatu sedangkan silinder 1 dan 4 yang dipisah untuk mengoptimalkan scavenging Рmendorong gas buang. Selain itu memberikan dorongan pulsa gelombang yang lebih merata. Ini memiliki efek seperti Twin-scroll Turbocharger, yang hasilnya meningkatkan responsivitas di putaran rendah.

 Cooled EGR

Mesin turbo SKYACTIV ini memiliki rasio kompresi 10.5 : 1, yang tertinggi saat ini untuk mesin bensin turbo. Dengan rasio kompresi ini maka temperatur di dalam ruang bakar bisa sangat tinggi dan berisiko knocking. Untuk menjaga temperatur tetap optimal, Mazda menerapkan pendinginan pada Sistem Pengembalian Gas Buang atau EGR (Exhaust Gas Recirculation). Dengan temperatur yang terjaga maka rentang AFR optimal juga semakin luas.

Menurut klaim Mazda mesin ini menghasilkan tenaga 227 PS jika menggunakan bensin AKI 87 (setara oktan 92 di Indonesia), sedangkan 250 PS baru bisa dicapai dengan bensin AKI 93 (setara oktan 98 di Indonesia).

Applications

Mesin yang sama juga digunakan di All New Mazda6. Artinya ini akan bersaing dengan mesin 2.0 Liter Turbo di Honda Accord terbaru. Well, ada kesamaan antara keduanya : menggantikan varian V6. Mazda6 generasi kedua juga sempat dijual varian V6 3.7 Liter di Amerika.

All New Mazda6 (kelley blue book)

Selain itu, kabarnya mesin ini juga akan digunakan di Mazdaspeed 3 terbaru.

Yang akan masuk Indonesia adalah versi FWD saja, mungkin karena faktor pajak. Sejujurnya saya agak keberatan juga jika SUV premium seperti ini hanya dapat opsi FWD saja. Karena badan udah gede, harga udah mahal, seharusnya ya sekalian spek AWD saja dimasukkan, yang beli juga pasti orang yang bener – bener suka. Dan kabarnya mobil ini dijual dengan harga sekitar 800 juta-an.

Tapi ya sudahlah, toh yang beli mobil ini nggak akan peduli ini FWD atau AWD.

Dan SKYACTIV-TURBO masih bukan breakthrough yang masif dari Mazda, mereka masih menyimpan kejutan lain : SKYACTIV-X. Mari kita tunggu kelanjutan dari pabrikan yang super-nyeleneh ini…

SKYACTIV-X (mazda)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *