Mazda bukan pabrikan yang terkenal menciptakan mobil SUV, bahkan seperti Porsche, Mazda lebih terkenal menciptakan mobil – mobil berkarakter sporty. Meskipun sebelum Mazda CX, Mazda juga memiliki SUV seperti Mazda Tribute dan D-Cab seperti BT-50, yang mana keduanya adalah kembaran dari Ford Escape dan Ford Ranger. Ada juga Mazda Navajo yang merupakan kembaran dari Ford Explorer. Era dimana Mazda dimiliki oleh Ford.

Ya, intinya, dari dulu SUV Mazda jarang sekali yang bukan hasil join dengan pabrikan lain.

Mazda’s Own SUV : Birth of the CX

Tetapi hal itu  berubah di tahun 2005. Mazda memperkenalkan konsep mobil MX-Crossport.

Mazda MX-Crossport (autowp.ru)

Familier dengan bentuknya ? Yep, MX-Crossport di versi produksinya tidaklah berubah banyak dari versi konsepnya.

Versi produksinya diperkenalkan tahun 2006 dengan nama : Mazda CX-7.

Mazda CX-7 keluaran awal (autowp.ru)

Nah, saya mau sedikit menjelaskan mengapa saya menggabungkan cerita tentang Mazda CX-series di satu post.

Simpelnya : bukan sekedar karena lifespan Mazda CX-series masih terlalu muda, tetapi kisah tentang CX-series ini saling berkaitan sehingga sulit memisahkan satu dengan lainnya.

OK, mari kita lanjut.

CX-7 diperkenalkan bersamaan dengan saudaranya yang lebih besar : Mazda CX-9.

Mazda CX-9 generasi awal (autowp.ru)

Fun fact : CX-9 bahkan tidak dijual di Jepang karena dimensinya tidak memenuhi regulasi di Jepang. CX-9 dijual utamanya untuk pasar Amerika.

Yang harus digarisbawahi adalah : CX-7 dan CX-9 tidak dikembangkan dalam satu platform meskipun memiliki wajah yang nyaris mirip dan diluncurkan dalam waktu yang bersamaan.

CX-7 menggunakan suspensi depan dari Mazda MPV (atau Mazda8 di Indonesia) dan suspensi belakang dari Mazda5 / Premacy.

Sedangkan CX-9 dikembangkan dari Ford CD3 Platform (atau dikenal juga Mazda G platform, karena aslinya yang mendesain juga Mazda) sama dengan Mazda6 / Atenza dan Ford Fusion, Ford Edge, Lincoln MKZ, dll.

Kedua mobil ini memiliki opsi penggerak Front-wheel Drive dan All Wheel Drive. Di Indonesia, keduanya ditawarkan dalam opsi All Wheel Drive, walaupun ke depannya di facelift tahun 2010 Mazda hanya menawarkan opsi Front Wheel Drive di CX-7.

Mazda CX-7 versi facelift 2010 (autowp.ru)

CX-9 versi facelift pertama di tahun 2010 (autowp.ru)

Lalu untuk mesin, CX-7 memiliki 3 opsi : 2.2 Turbodiesel 170 hp, 2.5L 161 hp, dan 2.3L DISI Turbocharged (L3-VDT) dengan tenaga terbesar : 238 dan 244 hp. Di Indonesia mendapatkan versi 2.3 Turbo 238hp saja, dipasangkan ke unit 6-speed Automatic. Mesinnya masih satu basis dengan mesin yang digunakan di Mazda MPV / Mazda8, tetapi di Mazda8 mesin ini berkode L3-VE tanpa Direct Injection dan Turbo sehingga tenaganya hanya 160 hp.

CX-7 ditawarkan dalam trim R dan GT, dengan premium sound BOSE di tipe GT saja.

L3-VDT MZR 2.3 DISI Turbo di CX-7 (autowp.ru)

Untuk CX-9, opsi mesin yang tersedia adalah Ford V6 3.5 Liter 263 hp dan 3.7 Liter 274 hp “Cyclone”. Versi 3.5 Liter hanya di tahun 2007 sedangkan tahun 2008 ke atas menggunakan 3.7 Liter dengan basis sama. FYI, mesin ini juga digunakan di Mustang versi V6.

3.7 Liter MZI Engine (autowp.ru)

Melihat speknya, tentu ini bukan mobil yang ekonomis. Dan itu adalah kabar buruk untuk Mazda di Indonesia. Which is true.

Wajib mengisi BBM oktan tinggi dan kemacetan di Indonesia membuat kedua SUV ini tidak populer di Indonesia, tentunya selain faktor merek Mazda, dan beruntunglah Mazda Motor Indonesia pada saat itu masih memiliki lineup Mazda2 yang merupakan mobil kompak dan menjadi tulang punggung Mazda.

Sampai akhirnya di tahun 2012 dengan strategi global SKYACTIV, Mazda pun menyuntik mati CX-7. CX-9 masih “dibiarkan” sampai 2015.

SKYACTIV Platform : The Game Changer

Setelah Mazda membeli ulang sahamnya dari Ford, Mazda mulai mengarahkan visi perusahaannya ke dengan tajuk SKYACTIV. Yang unik, produk awal dari SKYACTIV Platform bukanlah mobil sport, tetapi sebuah SUV Crossover.

2012 : Mazda CX-5

Seperti BMW X dan Mercedes G, CX pun seakan sudah melekat menjadi ciri khas nama SUV Mazda. Dan SUV baru ini diberi nama : CX-5.

CX-5 generasi awal (autowp.ru)

Berbeda dengan CX-7 yang bertenaga besar dan identik dengan “boros”, CX-5 dengan mesin SKYACTIV merupakan mobil yang prioritasnya ke kehematan bahan bakar. Kontras dengan CX-7, CX-5 justru menggunakan mesin yang sangat efisien dan memiliki bobot yang lebih ringan. Di hasil pengujian beberapa media dan user bahkan CX-5 jauh melebihi lawan – lawannya seperti Honda CR-V dan Nissan X-Trail jika bicara soal kehematan bahan bakar. Yup! CX-5 menyasar kelas yang lebih “bawah” dan lebih ramai dibanding CX-7 yang lebih ke kelas premium.

CX-5 generasi awal diperkenalkan dengan mesin 2.0 Liter DOHC PE-VPS 155hp tanpa teknologi hybrid atau apapun, hanya bermodal mesin bensin biasa yang ditingkatkan kapabilitasnya. Dengan dua pilihan trim Touring dan Grand Touring semuanya bertransmisi 6-speed SKYACTIV yang baru.

Masuk ke kelas yang ramai, dengan teknologi baru, CX-5 seketika menjadi tulang punggung kedua setelah Mazda2. Terbukti resep jualan mobil “irit bahan bakar” berhasil merebut hati konsumen Indonesia, meskipun tetap angkanya tidak sebesar CR-V atau Fortuner. Tetapi untuk sebuah merek yang “baru”, CX-5 bisa dibilang berhasil.

Tidak cukup sampai di situ, CX-5 juga diperkenalkan dengan mesin yang lebih bertenaga di tahun 2013. Unit 2.5 Liter PY-VPS yang digunakan di Mazda6 juga digunakan di CX-5, untuk bersaing dengan rivalnya yang memiliki tipe 2.4 dan 2.5 Liter. Bahkan di luar negeri CX-5 juga memiliki mesin Diesel 2.2 Liter, dan tahun 2015 CX-5 mendapat penyegaran bersama dengan Mazda6.

CX-5 Facelift 2015 mendapat tambahan berupa MZD Connect, suatu layar terintegrasi mirip dengan iDrive di BMW, yang pertama kali justru ada di Mazda2 pada 2014. CX-5 Facelift ditawarkan dalam 4 tipe : Sport, Urban, Touring, dan GT. Sport bermesin 2.0 liter sedangkan Urban, Touring, dan GT 2.5 Liter dengan perbedaan di sektor kelengkapan saja. i-ACTIVSENSE mulai diterapkan di CX-5 dan hanya di tipe GT.

CX-5 facelift pertama (autowp.ru)

2013 : Minor Facelift of Mazda CX-9

Tahun 2013, CX-9 pun terkena revisi wajah ala SKYACTIV. Tidak hanya revisi wajah, CX-9 diberi sentuhan SKYACTIV hanya di i-ACTIVSENSE saja, sedangkan mesin masih menggunakan Ford V6.

CX-9 versi facelift terakhir yang sudah dilengkapi i-ACTIVSENSE (autowp.ru)

…. Setelah itu CX-9 pun berhenti di tahun 2015.

2017 : Mazda CX-3

Tetapi Mazda tidak berhenti dengan CX-5 saja, karena di awal 2017, saat peralihan kepemilikan Mazda Motor Indonesia ke Eurokars Group, EMI pun langsung bertindak agresif dengan mengeluarkan Mazda CX-3. Sesuai angkanya, ini adalah small crossover yang diposisikan untuk melawan Honda, yang saat itu juga sedang jaya – jayanya dengan HR-V.

Mazda CX-3 (autowp.ru)

CX-3 sebetulnya sudah pernah dibawa oleh MMI pada saat GIIAS 2016, tetapi hanya untuk show unit saja dan belum dijual ke publik. Dan yang dijual di Indonesia adalah versi faceliftnya.

CX-3 di Indonesia menggunakan mesin 2.0 Liter SKYACTIV sama seperti CX-5 lama, dengan tipe Touring dan GT. Mobil ini selain yang dijual di Indonesia juga memiliki varian 1.5 Liter bensin dan 1.5 Liter Diesel.

2017 : Mazda CX-5 Second Generation

Setelah CX-3, Eurokars pun meluncurkan CX-5 generasi kedua di GIIAS 2017 kemarin.

CX-5 generasi kedua (autowp.ru)

CX-5 generasi kedua juga muncul bertepatan 5 bulan setelah All New CR-V Turbo muncul, sehingga persaingan keduanya menjadi amat ketat. Ubahan di CX-5 generasi kedua hanya pada layout interior dan material yang lebih premium, kekedapan kabin juga ditingkatkan untuk kenyamanan, sedangkan mesin tidak ada ubahan signifikan. Awalnya ditawarkan dalam tipe GT dan Elite, walaupun beberapa bulan lalu juga ditawarkan tipe Touring dan Anniversary Edition. Di CX-5 generasi kedua versi Indonesia tidak ada versi mesin bensin 2.0 Liter , hanya 2.5 Liter saja.

2018 : Mazda CX-9 Second Generation

Setelah lama hiatus, CX-9 juga diperkenalkan kembali oleh Mazda.

Tetapi CX-9 kali ini hadir dengan platform SKYACTIV, dan menggunakan teknologi mesin terbaru Mazda.

CX-9 tidak lagi menggunakan 3.7 Liter V6, tetapi menurun menjadi 4 silinder 2.5 Liter Turbo dengan tenaga 250-an hp dan torsi 470 Nm.

Mazda CX-9 generasi kedua… Err… XL-sized CX-5 ? (autowp.ru)

Meskipun punya tenaga lebih kecil dari pendahulunya, ada alasan mengapa Mazda tidak begitu concern dengan angka horsepower nya. Karena angka torsinya besar dan didapat jauh lebih cepat dibanding CX-9 sebelumnya, dan ini berdasarkan riset Mazda terhadap kebiasaan mengemudi kebanyakan orang yang tidak menginjak pedal gas lebih dari 2000 RPM, sehingga menurut Mazda, CX-9 memerlukan mesin yang lebih efektif dan efisien dalam penggunaan tenaganya. V6 3.7 Liter pun “dipecat”.

Dengan kata lain, SUV besar Mazda pun “lulus” sebagai mobil yang ramah lingkungan (dan ramah dompet) …

Other Versions of Mazda CX

Mazda CX-4

Mazda CX-4 (michaelmcnamara.com)

CX-4 merupakan produk khusus pasar Tiongkok yang dikembangkan Mazda dan FAW. Berbasis dari Mazda Koeru Concept, CX-4 memiliki desain yang cenderung lebih stylish dibanding CX-3 dan CX-5. Mesinnya Menggunakan mesin serupa CX-5 (2.0L dan 2.5L).

Mazda CX-8

Mazda CX-8 (autowp.ru)

Seperti namanya, CX-8 ada di antara CX-5 dan CX-9. Karena profil CX-9 yang tidak memenuhi standar di Jepang, CX-8 pun hadir sebagai penggantinya. CX-8 merupakan CX-5 yang diberi tambahan seat dan diperpanjang, sehingga profilnya lebih mirip station wagon daripada SUV.

CX-8 hanyalah khusus dijual di Jepang atas kompensasi tidak adanya CX-9.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *